SUKU PILIANG MALEWAKAN GALA DATUAK PANGULU BASA

MANINJAU-nagarimaninjau.id, Masyarakat Minangkabau memang sangat kental memegang adat sekaligus menjunjung tinggi syariat Islam. Ini dilatar belakangi sebuah pepatah lama yang mengatakan: adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Karenanya sosok Pemangku adat adalah orang yang mengayomi warga atau mengurusi adat istiadat di wilayah tugas masing-masing.

Ketentuan itu juga berlaku terhadap Suku Piliang yang mendiami Nagari Maninjau, adalah salah satu nagari yang berada pinggir Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Dimana sebelumnya warga suku piliang payuang Angku Datuak Tunaro telah mengadakan musyawarah suku atau Rapek Kaum tentang penggantian Datuak Pangulu Basa yang merupakan panungkek dari Angku Datuak Tunaro, yang sebelumnya di jabat oleh Bapak Efrinaldi yang kemudian di gantikan oleh Bapak Ardi Winata yang bergelar Sutan Sinaro sebelumnya.

Setelah semua tahapan di lalui dan persyaratan di penuhi, maka di laksanakan lah pada (25/12/2020) prosesi malewakan gala Datuak Pangulu Basa di masjid Ummil Qura Jorong Bancah Nagari Maninjau. Yang mana di Mesjid inilah selalu dijadikan tempat malewakan gelar Panungkek, Imam dan Khatib dari tiap suku yang ada di Kenagarian Maninjau. Karena masjid ini merupakan Masjid tertua yang berada di kenagarian Maninjau.

Sesampai di lokasi pelantikan, upacara Malewakan Gala pun digelar. Para pangulu, imam/khatib, panungkek, dan mamak pusako, dari Nagari Maninjau duduk bersila di Pelataran Samping Mesjid Ummil Qura yang memang digunakan untuk acara ini. Saat yang dinantikan tiba, Ardi Winata yang akan dilantik diminta untuk memasuki ruangan. Prosesi ini dimulai dari salah seorang Mamak Pusako suku Piliang yang kali ini di wakili oleh G. Sutan Saripado menyampaikan maksud dari si Pangka kepada Niniak Mamak yang hadir serta undangan, agar Datuak Pangulu Basa bisa diterima secara adat. Kemudian permintaan ini oleh Z. lembang Alam berperan sebagai si Alek, di Paiyokan kepada E. Datuak Batuah dan A. Datuak Mantiko Rajo. Maka setelah diterima secara adat Bapak Ardi Winata sudah sah memegang Gelar sebagai Datuak Pangulu Basa dari suku Piliang Payuang Angku Datuak Tunaro. Diharapkan di pundak Bapak Ardi Winata Datuak Pangulu Basa bisa menjadikan suku piliang untuk menjadi lebih baik dalam banyak hal.

Acara terakhir adalah makan bersama di rumah salah seorang warga dari suku Piliang yang berada di jorong Bancah.

 

Photo : Zulfi Akbari, S.Pd, Katik Pamuncak

Share and Enjoy !

0Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *